Logo kotaperwira.com

Hendak Pulang ke Purbalingga, Korban Pembiusan Tewas Dibuang di Tol

Jakarta – Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya membekuk komplotan pembiusan yang kerap menyasar para penumpang angkutan umum. Para pelaku telah melakukan aksinya sebanyak 22 kali sejak tahun 2001, dan salah satu korban pembiusan tewas dibuang di tol.

“Ada diantara korbannya yang meninggal dunia dan dibuang di Tol Sadang, Purwakarta,” kata Direktur Krimum Polda Metro Jaya, Kombes Gatot Edy Pramono, dalam Jumpa Pers di Polda Metro Jaya, Minggu (16/10).

Korban itu diketahui bernama Siek Kok An. Saat itu, Gatot menjelaskan, korban baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta bersama rekannya yang juga menjadi korban, Sugiyanto.

Keduanya hendak pulang ke Purbalingga, Jawa Tengah dan menunggu bus Damri tujuan Stasiun Gambir. Salah seorang pelaku, Hermanto, kemudian berbincang akrab dengan korban Siek Kok An.

“Pelaku menawarkan korban pulang bareng,” sebut Gatot.

Korban ternyata menerima tawaran pelaku dan langsung naik Toyota Avanza yang tidak diketahui nomor polisinya. Sebelumnya, pelaku menyampaikan ke korban untuk mampir dulu di warung jamu di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

Saat berada di warung jamu, dua pelaku turun dan kemudian naik seorang pelaku lainnya. Dalam perjalanan pelaku yang baru naik berpura-pura pusing dan memberikan minuman yang sebelumnya telah dicampur ramuan obat tidur diberikan kepada kedua korban.

“Setelah meminumnya, korban tidak sadarkan diri dan pelaku menguras harta benda korbannya,” ujar Gatot.

“Korban dibuang di daerah Purwakarta,” ucapnya.

Korban Siek Kok An diketahui tewas setelah Sugiyanto sadar dari efek bius dari hasil ramuan pelaku. Korban Siek ditemukan tewas 100 meter dari lokasi dibuangnya Sugiyanto.

Gatot mengimbau masyarakat untuk menolak setiap ajakan bila ada orang tidak dikenal menawari tumpangan pulang. “Lebih baik menunggu keluarga yang menjemput atau taksi resmi untuk menghindari aksi kejahatan,” terangnya.

Polisi mengamankan 4 orang pelaku komplotan pembiusan. Satu diantaranya tewas setelah berupaya melawan petugas dan hendak merebut senjata api anggota.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42