Logo kotaperwira.com

Harga Sayuran Jeblok, Petani Serang Beralih Jadi Kuli

Purbalingga – Petani sayuran di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, beralih profesi menjadi pedagang maupun kuli bangunan akibat harga komoditas pertanian ini jeblok.

“Dua bulan terakhir merupakan masa sulit bagi para petani sayuran karena cuaca tidak menentu dan banyaknya serangan hama sehingga harga sayuran tidak lagi menjanjikan. Kondisi ini mengakibatkan petani mengurungkan niat mereka menanam sayuran dan memilih menjadi pedagang maupun kuli bangunan di Jakarta,” kata Kepala Desa Serang, Sugito kepada wartawan, di Purbalingga, Selasa.

Menurut dia, sejumlah petani sayuran yang merantau ke Jakarta bekerja sebagai kuli bangunan atas ajakan temannya karena mereka membutuhkan pendapatan yang cepat akibat hasil dari sayuran kurang menjanjikan.

Dia mengakui, harga sayuran saat ini sangat berbeda dengan kondisi pada akhir tahun 2010 sangat menjanjikan.

“Saat ini harga sayuran merosot tajam,” katanya.

Seperti harga cabai merah besar sempat mencapai Rp 50 ribu per kilogram, kini hanya dijual Rp 7.000 – Rp 8.000/kg, sedangkan cabai rawit saat harganya bagus berkisar antara Rp 20.000 – Rp 30.000/kg, kini hanya Rp 5.000 – Rp 6.000/kg.

Selain itu, kata dia, harga kentang semula Rp 6.000/kg turun menjadi Rp 3.000/kg dan kol atau kubis dari Rp 3.000/kg menjadi Rp 600/kg.

Antara Jateng

Tags: , , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42