Logo kotaperwira.com

Harga Naik, Omzet Penjualan Pertamax di Purbalingga dan Sekitarnya Anjlok 50 Persen

Purwokerto – Naiknya harga pertamax dalam beberapa waktu belakangan membuat omzet penjualan pertamax di wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan anjlok hingga 50%.

Wakil Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) H Achmad mengungkapkan dari 90 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jateng bagian selatan yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Cilacap rata-rata mengalami penurunan hingga 50%.

“Umumnya, satu SPBU mampu menjual 600 liter per hari sebelum ada kenaikan. Namun, saat ini paling hanya terjual 300 liter,” jelasnya, Jumat (20/5).

Dijelaskan oleh Achmad, konsumen mulai beralih memakai premium, karena harga pertamax saat sekarang telah mencapai Rp 9.450 per liter.

“Meski demikian, kami tetap mengimbau kepada pemilik kendaraan pribadi untuk tetap menggunakan pertamax sesuai anjuran pemerintah,” katanya.

Imbauan menggunakan pertamax dilakukan di seluruh SPBU sehingga diharapkan masyarakat yang mampu tetap menggunakan pertamax.

“Kami memang hanya bisa mengimbau saja, sehingga tidak sedikit pemilik mobil mewah yang membeli premium,” ujarnya.

Salah seorang warga Purwokerto Utara, Banyumas, Didik, 46, yang menggunakan mobil sedan 2.000 cc mengatakan bahwa dirinya sudah beralih lagi membeli premium, karena harga pertamax tidak terjangkau.

“Kalau harganya masih wajar, saya menggunakan pertamax. Tetapi harganya saat ini melambung, saya kembali ke premium,” ungkapnya.

Sumber: Media Indonesia

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42