Logo kotaperwira.com

Dukun Pengganda Uang Ditangkap

Karangreja – Row (54) yang mengaku sebagai dukun pesugihan, ditangkap anggota Reskrim Polres Purbalingga, kemarin. Warga Desa Kutabawa RT 1/RW II, Kecamatan Karangreja, Purbalingga ini ditangkap, karena diduga telah melakukan praktik penggandaan uang.

Kapolres Purbalingga AKBP Roy Hardi Siahaan SIK SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Senentyo, mengatakan tersangka ditangkap atas laporan Pramono (42), warga Desa Kalitinggar RT 5/RW III, Kecamatan Padamara, Purbalingga. Dalam laporannya, korban merasa dirinya telah ditipu oleh Row, hingga Rp 42 juta.

Pramono telah dirugikan akibat praktik perdukunan dengan motif penggandaan uang yang dilakukan tersangka. Dari tangan tersangka, Polisi menyita barang bukti (BB) empat buah kardus dan kain mori warna putih, yang dijadikan alat praktik perdukunan penggandaan uang.

Dijelaskan, dari keterangan tersangka, praktik perdukunannya sudah lama berjalan. Dia memulai aktivitas sebagai dukun, sejak 2009 lalu. “Awal mulanya tersangka diminta tolong rekan korban Murtiyah, yang tengah dilanda kesulitan ekonomi, karena usahanya bangkrut. Tetapi, kepada rekan korban dia mengaku bisa mendatangkan uang ghoib, dengan bantuan rekannya,” jelasnya.

Kemudian dia menceritakan hal tersebut kepada rekan Pramono, yang juga kenalannya. Rekan Pramono (tidak disebutkan namanya) menyampaikan hal tersebut kepada Pramono, kemudian Pramono tertarik dan mau menggandakan uangnya. “Tersangka mengatakan uang Rp 50 juta bisa menjadi Rp 200 juta,” tambahnya.

Pertama kali, korban menyerahkan uang sebanyak Rp 5 juta, untuk memancing uang ghoib. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan tersangka, uang ghoib tersebut tidak ada, sehingga korban diminta menambah uang lagi, agar uang ghoib bisa keluar. “Ditotal mencapai Rp 42 juta,” katanya.

Merasa curiga dengan tersangka yang tak kunjung memberikan uang ghoib yang dijanjikan, korban melaporkan hal tersebut kepada polisi. Setelah mendapatkan laporan, serta mendapatkan barang bukti kuitansi setoran uang korban kepada tersangka, Polisi kemudian menangkap tersangka di rumahnya. “Tersangka mengaku dalam aksinya dibantu dua orang, yakni Abah Tono dan Andi, warga Pemalang. Namun, kami yakin itu hanya alibi tersangka saja, karena dua orang yang diklaim membantu tersangka tersebut tidak ditemukan,” ujarnya.

Saat ini, tersangka ditahan di tahanan Mapolres Purbalingga, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42