Logo kotaperwira.com

Disurvei, Pemahaman Warga Purbalingga Atas Ideologi Bangsa

Purbalingga – Badan Pusat Statistik (BPS) Purbalingga, melakukan survei mengenai pemahaman warga Purbalingga atas ideologi bangsa. Kegiatan berskala nasional tersebut dilaksanakan selama dua hari, yaitu Sabtu-Minggu (28/5-29/5) ini.

Kepala BPS Purbalingga, Drs Suryokoco mengatakan survei tersebut dilaksanakan lantaran pemerintah bercermin pada kondisi bangsa yang semakin banyak mengalami goncangan yang disebabkan oleh konflik. Pemerintah menilai, persoalan pemahaman kebangsaan di masyarakat sebagai salah satu faktor merebaknya konflik horisontal.

Karena itu kegiatan yang melibatkan 20 petugas survei BPS Purbalingga itu banyak mendedah materi tentang pemahaman ke­bangsaan masyarakat Indonesia. Mulai dari pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan, Pancasila sebagai ideologi bangsa, keterkaitan semua itu terhadap konflik, hingga tawaran penyelesaian konflik.Responden

Dikatakan, pendataan tersebut dilakukan dengan melibatkan 127 responden, terdiri atas beberapa kategori. Seperti, generasi muda, masya­rakat desa, masyarakat perkotaan, dan kaum elite politik. “Jumlahnya (tiap ketegori) ada sendiri-sendiri, jumlahnya ditentukan oleh pusat,” ucap dia, Sabtu (28/5).

Kegiatan yang dilaksanakan secara nasional itu, kemungkinan digelar dalam menghadapi Hari Kelahiran Pancasila, 1 Juni mendatang. Namun tidak semua kabupaten jadi lokasi survei yang menggunakan metode sampling itu. “Saya sendiri tidak tahu persis daerah mana saja yang disurvei,” jelas Suryo pada Suara Merdeka.

Dia mengemukakan, survei selama dua hari tersebut memang terbilang mendadak. Pasalnya, blangko dan buku acuan menyurvei, jelas dia, sampai ke kantor BPS Purbalingga Jumat (27/5) sore. “Setelah sampai, kami langsung mempelajarinya dan hari ini (kemarin) langsung ke lapangan,” katanya.

Walau dengan persiapan mepet semacam itu, Suryokoco yakin, proses survei akan tetap menghasilkan data yang akurat dan valid. Sebab, sebelum petugas terjun ke lapangan, BPS sudah terlebih dahulu menggelar breefing. “Kami tetap berkerja secara profesional,” tandas dia.

Suara Merdeka

Tags: ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42