Logo kotaperwira.com

Dinas Pendidikan Purbalingga Tetap Pertahankan Buku SBY

Kota – Tuntutan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purbalingga, agar buku tentang Presiden SBY ditarik dari sekolah-sekolah, tidak diindahkan dinas pendidikan setempat. Atas sikap itu, DPRD mengancam akan menggelar rapat untuk meminta keterangan Dinas.

“Jika mereka menolak menarik buku itu, kami akan mengagendakan rapat untuk meminta pertanggungjawaban dinas pendidikan,” ujar anggota Komisi C DPRD Purbalingga, Catur Satyo Utomo, di ruang kerjanya kemarin.

Kalangan anggota Dewan menilai buku SBY sebagai bacaan yang terlalu berat untuk murid SD dan SMP. “Saya tanya anak SMA saja, mereka mengaku tidak memahami, apalagi ini untuk anak SD dan SMP,” kata Catur. Dia mengaku keberatan jika Dana Alokasi Khusus digunakan untuk mencetak buku itu. “Kalau ingin buat buku, cetak sendiri dari uang sendiri dan dibagikan ke konstituen, jangan ke murid SD.”

hal ini, Ketua Panitia Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Purbalingga Subeno menegaskan, Dinas Pendidikan Purbalingga tidak akan menarik buku tersebut.”Pengadaan buku ini tidak melanggar hukum, jadi kami tidak akan menariknya,”ujarnya.

Subeno menjelaskan, buku yang menjadi perbincangan masyarakat tersebut sudah lolos seleksi dari Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional. Ia menambahkan, buku tersebut kini menjadi koleksi perpustakaan di 97 sekolah dasar dan 55 sekolah menengah pertama.

Selain buku tentang SBY, Subeno menambahkan, ada buku-buku lainnya, di antaranya buku mengenai Soekarno, yang berjumlah 10 buku. Selain itu, ada buku tentang sertifikasi guru yang bisa dibaca oleh guru. “Perpustakaan kan bukan hanya untuk murid, siapa saja bisa membaca di perpustakaan,” ujarnya tidak sepakat dengan Catur bahwa buku tentang SBY merupakan bacaan yang terlalu berat untuk murid-murid SD.

Sumber Koran Tempo

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42