Logo kotaperwira.com

Camat dan Kepala Desa Harus Sosialisasikan Rencana Pekerjaan

Purbalingga – Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko M.Si menekankan jajaran pejabat wilayah yakni para camat dan kepala desa/kelurahan agar meningkatkan sosialisasi rencana kegiatan. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan APBD 2011 dapat sukses. Sosialisasi rencana pekerjaan juga dapat menghindari timbulnya permasalahan akibat kurang pahamnya masyarakat terhadap kegiatan yang ada diwilayahnya.

Bahkan agar hasil pekerjaan lebih berkualitas, Bupati melibatkan unsur pejabat wilayah dan pelaksana teknis di wilayah sebagai salah satu anggota tim pemeriksa atau tim penerima hasil pekerjaan. Khususnya untuk pekerjaan yang bersifat infrastruktur kewilayahan.

“Saya minta kepada para camat selaku pejabat wilayah, selalu proaktif berkordinasi dengan berbagai pihak menyangkut kegiatan yang ada di wilayahnya. Saya tidak ingin mendapati ada camat yang bersikap masa bodoh dan tidak mau tahu terhadap kegiatan di wilayahnya,” kata Heru dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) pertama pada semester 1 tahun 2011, di ruang rapat Ardi Lawet Setda, Selasa (10/5). Rakor diikuti seluruh jajaran SKPD dan dihadiri Ketua DPRD Purbalingga H Tasdi SH MM, Sekda Drs Subeno MM dan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Ir Susilo Utomo M.Si.

Bupati juga minta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan Rakor POK internal secara intensif. Harapannya permasalahan yang mungkin timbul dapat dideteksi secara dini dan dirumuskan antisipasinya secara tepat.

Kepala Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Purbalingga Drs. Suroto MSi dalam laporannya menyampaikan hingga 30 April 2011 realisasi APBD secara keseluruhan baru terserap 20,91 persen. Untuk belanja tidak langsung baru Rp. 132,5 milyar atau 23,06 persen dari anggaran yang tersedia Rp. 574,8 milyar. Sedangkan belanja langsung Rp. 52,2 milyar atau 16,91 persen dari alokasi anggaran belanja langsung Rp. 309 milyar.

“Kondisi ini disebabkan pelaksanaan APBD baru berjalan efektif setelah pelantikan pejabat struktural. Yang sudah dilaksanakan baru pekerjaan pasca bencana oleh BPPD. Sedangkan SKPD lainnya hingga April baru tahap persiapan dan proses pengadaan barang/jasa,” jelas Suroto.

Tahun 2011, APBD kabupaten Purbalingga ditetapkan sebesar Rp. 883,8 milyar. Jika dibandingkan dengan APBD Perubahan 2010 , maka terdapat kenaikan Rp. 111,7 milyar atau 12,64 persen. Tahun ini kabupaten Purbalingga juga mendapatkan dana tambahan berupa Dana Insentif Daerah (DID) Rp. 27,7 milyar dan Dana Penunjang Infrastruktur Daerah (DPID) yang dipastikan realisasi Rp. 19,8 milyar. DID secara khusus diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan urusan pendidikan yang menjadi kewenangan pemkab. Sedangkan DPID diarahkan penggunaanya untuk prasarana jalan/jembatan dan prasarana pengairan.

Purbalinggakab

Tags: , , , , , , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42