Logo kotaperwira.com

Cabuli Bocah, Penjual Cilok di Karanganyar Dibekuk Polisi

KARANGANYAR – Syd (55), penjual makanan keliling bakso tanpa kuah (cilok), diringkis jajaran Polsek Karanganyar. Warga salah satu desa di kecamatan Karanganyar itu tega berbuat asusila pada bocah 11 tahun, warga tetangga desa di kecamatan yang sama. Ia mencabuli Melati (nama samaran), Minggu (23/9) kemarin.

Pelaku berhasil ditangkap beberapa saat setelah kejadian dan saat ini meringkuk di tahanan Mapolres Purbalingga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia ditangkap pada malam itu juga usai melakukan perbuatan tak senonoh itu.

Menurut penuturan korban kepada polisi, kejadian itu berlangsung di tepi Sungai Gondok desa setempat, sekitar pukul 10.00. Saat itu, Melati sedang membeli cilok yang dijual pelaku. Kemudian, pelaku mengajak korban ke Sungai Gondok.

Sungai itu tak jauh dari rumah korban. Saat itu korban sempat diiming-imingi uang jajan Rp 5.000. Saat tiba dilokasi kejadian, pelaku mulai mencumbui korban dan memelorotkan celana pendek serta celana dalam korban.

“Usai melepas celana korban sampai sebatas lutut, pelaku mulai melepas celana yang dipakainya. Hanya saja mendapat tolakan dari korban. Namun pelaku tetap memaksa dan menempelkan alat kelaminnya ke kemaluan korban,” papar Kapolres Purbalingga, AKBP Ferdy Sambo melalui Kapolsek Karanganyar, AKP Jadiman, Jumat (28/9).

Ulah tak terpuji pelaku terbongkar setelah korban menceritakan kepada salah satu kerabatnya, Fitri (30). Kemudian malam harinya sekitar pukul 21.00, kerabat dan korban melapor kepada Polsek Karanganyar.

Polisi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku belum sempat melakukan penetrasi. Hal itu dibuktikan dengan hasil visum dokter RS Harapan Ibu Purbalingga. Yaitu tidak ada luka pada alat kelamin korban akibat penetrasi. “Meski belum terjadi penetrasi, pelaku tetap dijerat pencabulan,” tambahnya.

Karena perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. Sumber: Radar Banyumas.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42