Logo kotaperwira.com

Bupati Purbalingga Larang Pejabat Ambil Cuti Lebaran

Purbalingga – Bupati Purbalingga Heru Sudjatmoko melarang para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mengambil cuti Lebaran 2011.

“Soal cuti Lebaran, saya minta kepada para camat untuk ‘standby’ (siap, red.) di tempat mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Sebagai pejabat publik, tak usahlah ikut-ikutan mengambil cuti,” kata Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Daerah (Ekuinda) di Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (10/8).

Menurut dia, hal itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap dapat dilaksanakan saat Lebaran.

Selain itu, kata dia, seluruh pejabat di jajaran kesehatan seperti Direktur Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Bersalin Panti Nugroho, serta Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga dan jajarannya termasuk puskesmas-puskesmas juga diminta tetap siaga.

“Termasuk para kepala desa dan lurah. Jangan sampai ketika warganya butuh pelayanan surat pengantar, harus menunggu satu minggu karena lurahnya sedang cuti lebaran,” kata dia menegaskan.

Kendati demikian, dia mengatakan, koordinasi antarsatuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus dilakukan agar pelayanan masyarakat tidak terganggu selama masa Lebaran.

Dalam hal ini, dia mencontohkan soal pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Purbalingga harus terkoordinasi dengan para operator yang ada di tingkat Kecamatan. “Jangan hanya membuat jadwal piket tetapi saat dibutuhkan masyarakat malah tidak ada yang piket. Jadi harus ada pertanggungjawabannya kepada bupati,” katanya.

Pengamanan Lebaran

Dalam rapat tersebut juga diisi paparan oleh Kepala Kepolisian Resor Purbalingga Ajun Komisaris Besar Polisi Roy Hardi Siahaan mengenai enam pos pengamanan (pospam) yang didirikan di sejumlah titik rawan kemacetan saat Lebaran. “Tahun lalu kita mendirikan lima pos pospam, namun tahun ini ada tambahan satu pospam, yakni di Alun-alun Purbalingga,” katanya.

Menurut dia, lima pospam lainnya akan didirikan di Jompo, Terminal Purbalingga, Bukateja, Bobotsari, dan Bayeman Karangreja. Selain mendirikan pospam, kata dia, pihaknya juga menempatkan personelnya pada beberapa pos taktis di tempat rawan pencurian dengan kekerasan dan sejumlah objek wisata di Purbalingga, yakni Owabong, Taman Reptil, Goa Lawa, Purbasari Pancuran Mas, dan Kebun Stroberi Serang.

Oleh karena itu, lanjutnya, Polres Purbalingga akan menurunkan 264 personel operasional kegiatan lapangan dibantu sedikitnya 200 orang dari unsur kekuatan samping, misalnya TNI dan Pramuka. “Kekuatan kita ada sekitar 800 personel, tetapi yang kita tempatkan di lapangan 264 orang, sebagai kompi cadangan 94 orang, dan lainnya untuk pelayanan, jaga markas komando, dan administrasi,” katanya.

Tags: , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42