Logo kotaperwira.com

Bulan Ramadhan, Titik Keramaian dan Obyek Vital Dipantau Ketat

PURBALINGGA – Memasuki puasa dan menjelang lebaran, sejumlah titik keramaian serta obyek vital, dipantau ketat. Polres Purbalingga sejak Jumat (20/7) menerapkan pengawasan dan menggiatkan operasi penyakit masyarakat (Ops Pekat).

Kapolres Purbalingga, AKBP Ferdy Sambo SH SIK MH mengatakan, operasi pekat ini akan digelar di sejumlah titik rawan, termasuk pada pusat-pusat keramaian yang diindikasi terdapat penyakit masyarakat. Pihaknya menurunkan sekitar 260 personil dalam gelar operasi ini.

“Kita juga melibatkan anggota di Polsek untuk mendukung operasi ini. Segala potensi kriminalitas selama puasa dan menjelang lebaran, akan ditekan dan diminimalisasi dan bahkan diantisipasi sejak dini,” paparnya, kemarin.

Ia mengatakan, sejumlah penyakit masyarakat yang akan masuk dalam penertibannya, antara lain mabuk- mabukan, petasan, judi dan segala bentuk sejenisnya. Tak hanya di kota, di semua pelosok tetap dilakukan langkah antisipasi.

“Pekat ini sangat rawan menimbukan persoalan hukum. Mulai dari berkelahi, perampokan, pencurian dan penyimpangan hukum lainnya. Jadi meskipun selama ini sudah berjalan, Ramadan dan menjelang lebaran ini semakin ditingkatkan,” tambahnya.

Imbasnya, selama operasi pekat, masyarakat bisa lebih tenang dalam melaksanakan ibadah serta semua rutinitas lainnya. Selain itu, gejolak yang mungkin timbul, bisa diketahui lebih dini. Pihaknya juga mengakui masih menghadapi kendala jumlah personil. Yaitu, perbandingan jumlah anggota polisi dengan masyarakat.

“Masyarakat diharapkan ikut mendukung kondusifitas wilayah. Tak hanya siskamling, namun upaya membuat lingkungan sekitar aman dan tenteram serta melaporkan segera jika ada kejahatan,” tuturnya.

Sementara itu, memasuki awal puasa ini, Kapolres meminta semua elemen masyarakat dimanapun ikut waspada. Misalnya saat berangkat salat tarawih, semua pintu harus sudah dalam keadaan terkunci rapat. Kemudian untuk aktifitas lainnya, diupayakan tetap saling mengingatkan warga dilingkungan jika ada indikasi kejahatan. (amr/bdg). Sumber: Radar Banyumas.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42