Logo kotaperwira.com

BPBD Bikin Jembatan Besi Darurat di Desa Karanggedang

KARANGANYAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga akan membangun jembatan darurat dari besi, di sungai Susukan yang terletak di Desa Karanggedang, Kecamatan Karanganyar.

Jembatan darurat yang akan dibangun itu menggantikan jembatan darurat yang dibuat secara swadaya oleh warga. Hal itu diungkapkan Ketua Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Priyo Satmoko, kepada Radarmas, Kemarin (5/1). Dia mengatakan, saat ini, BPBD sedang membangun jembatan darurat di Kali Arus (Rembang). “Setelah itu, kami akan membangun jembatan darurat yang terbuat dari besi di Desa Karanggedang,” kata dia, kemarin.

Jembatan darurat itu, menurut Priyo, dibuat untuk mempermudah akses warga yang akan menuju ke Desa Karanggedang dari arah Desa Banjarsari, Kecamatan Bobotsari. Yaitu, setelah jembatan Sungai Susukan ambles sepanjang 20 meter. Jembatan darurat yang akan dibangun BPBD tersebut konstruksinya akan jauh lebih kuat dibanding jembatan darurat yang dibuat warga.

Dia menuturkan, jembatan darurat yang dibangun warga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat atau lebih. Jembatan hanya bisa dilalui sepeda motor dan kendaraan roda empat yang bermuatan ringan.

Jembatan darurat yang dibuat swadaya oleh warga, yang menggunakan konstruksi kayu glugu, tanpa dilengkapi pondasi. Sedangkan, jembatan darurat yang akan dibuat BPBD menggunakan konstruksi besi baja, dilengkapi pondasi jembatan.

Berdasar pantuan Radarmas di lapangan, Kemarin (5/1), warga masih memanfaatkan jembatan darurat yang dibuat oleh warga. Namun, kendaraan yang melintasi masih dibatasi, hanya roda dua dan roda empat bermuatan ringan. Jembatan juga hanya bisa digunakan satu arah. Jika ada kendaraan roda empat yang berpapasan, harus antre satu-satu.

Beberapa pekerja sedang mempersiapkan pembangunan jembatan darurat BPBD. Nampak, ada pekerja mengangkut batu kali ke sebelah jembatan darurat. Proses tersebut juga diawasi seorang petugas dari rekanan yang ditunjuk BPBD untuk membangun jembatan darurat.

Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, jembatan Sungai Susukan ambles sepanjang 20 meter. Akibat kejadian tersebut, ribuan warga di Desa Karanggedang dan Desa Buara terputus aksesnya untuk menuju ke Desa Banjarsari, Kecamatan Bobotsari.

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42