Logo kotaperwira.com

"Bodholan Hape", Pengingat Kembali Dolanan Bocah

Bangkit Wismo – Tawa sekitar 50 anak, pecah. Mereka tergelak lantaran melihat aksi mendongeng Kak Jumbo. Dengan gaya interaktif, diceritakan tentang Grandong yang suka mengganggu anak-anak yang senang nonton teve.

Sebelumnya, anak-anak tersebut terpukau lebih dulu dengan sejumlah sulap dari Joy, pesulap dari Purwokerto. Jumat (13/7) sore itu, aksi sulap itu membikin anak-anak bertepuk tangan berulang ulang.

Permainan Anak Jonjang Kreweng

Pembukaan Bodholan Hape dilakukan dengan menggelindingkan bola jonjang kreweng

Sementara itu, tak jauh dari panggung kecil di RT 01 RW 01 Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari itu, anak-anak dari Majapura, dan sekitarnya sedang tekun membatik kain seukuran sapu tangan.

“Mulai Jumat ini sampai Minggu (15/7), kami menggelar Bodholan Hape bagi anak-anak,” kata ketua panitia Bodholan Hape, Ratna Ika Palupi, sewaktu sesi pembukaan.

Bodholan Hape, ia menjelaskan, merupakan program cuma-cuma yang dibuat Jong Pebege khusus bagi anak-anak. Tujuan, menjauhkan anak-anak dari televisi yang mulai berdampak buruk bagi mereka.

Selain itu, juga untuk mengenalkan kembali dolanan bocah, yang kini mulai tergusur. Bagi Jong Pebege, permainan lawas itu sarat dengan nilai kebersamaan dan berbagai nilai positif lainnya.

Karenanya, selain tiga acara di atas, Sabtu (14/7) ini digelar lomba mewarna, pentas drama, pentas gembira dan nonton film. Pada Minggu (15/7) dimainkan sejumlah dolanan anak.

“Selama ini memang permainan sudah hilang, sekarang anak-anak dibodohi oleh tontonan televisi,” ucap pengelola Taman Indria, Poedji Sri Indriyati, yang menjadi tuan rumah kegiatan ini.

Sulap Kocak dan Interaktif

Sulap kocak dan interaktif yang disajikan Joy

Dengan kegiatan ini, harap Indri, permainan anak bisa kembali hidup di tiap kecamatan di Kabupaten Purbalingga. “Anak-anak juga tidak boleh malu saat ikut kegiatan ini yah,” tutur Indri.

Ajakan serupa juga disampaikan Direktur CLC Purbalingga, Bowo Leksono. Jong Pebege bekerjasama dengan CLC Purbalingga untuk menggelar nonton film-film pendek.

“Mari bergembira, karena nanti akan banyak permainan yang mungkin tidak dikenal oleh anak-anak di jaman sekarang ini,” ujar Bowo sesaat memberikan sambutan di awal acara.

Pembukaan dilakukan dengan memainkan jonjang kreweng. Ajang itu tidak hanya menyedot antusiasme anak-anak, melainkan juga orang tua anak-anak. Sepanjang acara penuh dengan tawa dan kebersamaan.

 Tags: , , , ,  
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-blog.php on line 25