Logo kotaperwira.com

Bendung Slinga Potensi untuk Obyek Wisata dan Perekonomian

PURBALINGGA – Anggota Komisi I DPRD Purbalingga, Sumoyo, mengungkapkan, dengan selesainya pembangunan bendung Slinga, di sungai Klawing yang melintas di Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, akan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Bendung itu selain memiliki fungsi utama sebagai sarana irigasi, juga dapat sebagai obyek wisata baru.

“Saya mengamati jika pada hari Minggu pagi, banyak warga sekitar dan warga kota yang sengaja datang ke bendung Slinga. Pemandangannya bagus dan ada jembatan penghubung antara Kaligondang dengan Banjaran, Kecamatan Bojongsari. Pemkab perlu segera mengambil langkah, setelah bendung tersebut diserahkan kepada pihak pemkab,” katanya.

Menurutnya, dengan banyaknya orang berdatangan ke bendung Slinga pada Minggu pagi, di sekitar bendungan juga banyak bermunculan pedagang tiban.

“Keberadaan mereka tentunya akan menggerakan perekonomian desa. Yang penting tidak sembarang berjualan di sekitar waduk yang justru akan bisa membahayakan,” katanya.

Seperti diketahui, bendung Slinga yang merupakan peninggalan jaman Belanda pada tahun 1916, mulai dibangun kembali pada akhir 2010. Pembangunan dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Daya Air Kementerian pekerjaan Umum Melalui Balai Besar Wilayah Wilayah Sungai Serayu – Opak.

Dana pembangunan secara multi years hingga tahun 2012 dengan alokasi anggaran dari APBN sebesar Rp 47.373.616.602. Bendung Slinga selesai akan mampu daerah irigasi seluas 6.727 hektar.

Bupati Purbalingga, Heru Sudjatmoko, mengatakan, bendung Slinga akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan aksesibilitas wilayah serta penambahan obyek wisata baru.

“Bendung Slinga kelak akan mampu mengairi lahan pertanian seluas 6.727 hektar, sehingga akan meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Sedang untuk aksesibilitas wilayah, mampu menghubungkan wilayah Kaligondang dengan Bojongsari melalui jembatan sepanjang 110 meter yang dibangun,” katanya.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42