Logo kotaperwira.com

Arisan Aspekpur, Jaga Kerukunan Pengusaha Kayu Purbalingga

PURBALINGGA – Asosiasi pengusaha kayu Purbalingga (Aspekpur), yang memiliki 78 anggota, secara rutin menggelar arisan. Tujuannya untuk menjaga kerukunan, keguyuban dan menjalin kekeluargaan agar semakin akrab dan tetap terbangun kegiatan usaha yang kondusif.

“Dibentuknya asosiasi atau paguyuban pengusaha kayu dimaksudkan supaya harga kayu di Purbalingga tetap bersaing secara sehat. Jika ada informasi tentang usaha perkayuan, anggota cepat mengetahui,” ujar Pembina Aspekpur, H Jamingun, disela-sela arisan yang digelar di RM Ony, Minggu (10/6) kemarin.

Menurut Jamingun, anggota Aspekpur sebanyak 78 tersebar di 15 kecamatan. Kecamatan yang tidak ada anggotanya Kecamatan Purbalingga, Kalimanah dan Padamara. Sedangkan kecamatan yang paling potensial kayunya Kecamatan Karangjambu, Bobotsari, Karangmoncol dan Rembang.

“Arisan diadakan setiap bulan, minggu kedua. Tempatnya bergantian, di rumah anggota yang dapat arisan, atau bisa di rumah makan atau objek wisata. Nama arisannya, Samijaya Wood. Dari 78 anggota, yang aktif arisan 26 anggota,” kata Ketua Aspekpur Sampang Priyono, menimpali.

Masalah pemasaran kayu, lanjut Jamingun, selama ini masing-masing pengusaha kayu sudah memiliki pembeli atau pelanggan. Sedangkan jenis kayu yang dipasarkan utamanya kayu albasia, dan kayu keras. Jenis kayunya dalam bentuk gelondongan dan papan.

Jangkauan pemasaran kayu yang dilakukan anggota Aspekpur saat ini sudah sampai Jakarta dan Tangerang, Jabar. Juga untuk memenuhi pembeli sejumlah pabrik di Purbalingga sendiri, yakni PT WMS Bajong, Bukateja, PT Purbayasa, Padamara, dan PT Majapura, Bobotsari.

“Arisan mendatang di rumah H Jamingun, di Desa Tidu, Bukateja, 15 Juli. Arisan sekaligus pengajian, sepulang H Jamingun melaksanakan umroh,” kata bendahara Aspekpur, Triyono, menambahkan. Sumber: Radar Banyumas.

Tags: ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42