Logo kotaperwira.com

Anggaran Pengembangan Wisata Minim, Event Kakang Mbekayu Ditiadakan?

PURBALINGGA – Upaya Pemkab Purbalingga dalam menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata ternyata tidak diimbangi dengan penguatan dana pengembangan obyek wisata dan promosi wisata. Minimnya anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan wisata itu membuat jajaran Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga tak berdaya.

Pengembangan wisata itu terancam berjalan statis. Pasalnya, dana itu tak mampu menyentuh pengembangan fisik secara optimal. Hanya menyentuh pada promosi pariwisata saja. Padahal, agar lebih menarik kunjungan, pembenahan fisik obyek wisata harus terus berjalan.

Kabid Pariwisata Dinbudparpora kabupaten Purbalingga, Drs Titi Setijawati mengatakan, dana tahun 2012 yang dikelola bidang pariwisata mencapai Rp 330 juta. Dana itu dialokasikan untuk untuk sejumlah kegiatan termasuk untuk bidang pariwisata sekitar Rp 47 juta.

“Dana Rp 47 juta itu saja merupakan dana untuk kegiatan even Kakang-Mbekayu Purbalingga yang dialihkan untuk promosi pariwisata. Karena itu, even Kakang-Mbekayu ditiadakan. Kecuali jika pada APBD Perubahan nanti disetujui alokasi untuk Kakang-Mbekayu,” paparnya, Selasa (3/4).

Pihaknya tak berdaya jika harus menggunakan dana untuk membenahi obyek wisata yang dikelola pemerintah. Artinya, pembenahan fisik obyek wisata tak mampu dilaksanakan. Saat ini, dana itu digunakan untuk kegiatan yang bersifat promosi. Yaitu melalui sejumlah leaflet, papan penunjuk obyek wisata, buklet dan sejumlah spanduk.

Tahun lalu, dana untuk promosi hanya dialokasikan Rp 9 juta dan pihaknya sama saja tidak berdaya. Padahal, untuk mengembangkan pariwisata dalam hal ini membenahi kondisi obyek wisata yang bakal jadi andalan, dibutuhkan dana sangat besar.

“Jika pembenahan fisik diserahkan ke bidang pariwisata, jelas tak mungkin bisa jalan. Setidaknya Dinhubkominfo, Dinperindakop dan instansi terkait lainnya bersinergi. Tanpa itu, pengembangan pariwisata akan statis. Jika menggandeng Biro Perjalanan, infrastruktur juga harus mendukung,” paparnya.

Dia mencontohkan, untuk membuka akses jalan yang memadai di jalur menuju Obyek Wisata Goa Lawa, sangat penting. Namun upaya itu jelas harus ditangani pemerintah provinsi dengan melebarkan jalan. Lalu untuk membuat wahana baru dan lainnya,dibutuhkan dana APBD lebih banyak.

Data yang dihimpun Radarmas, kabupaten Purbalingga memiliki sejumlah obyek wisata andalan yang tersebar di sejumlah kecamatan. Antara lain Goa Lawa (Karangreja), Petilasan Ardilawet (Rembang), Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas, Owabong, Sanggaluri Park, MTL Sudirman.

Lainnya ada Desa Wisata Karangbanjar, Perpustakaan dan museum Soegarda Purbakawatja, Masjid Agung Purbalingga, Jalur Pendakian Gunung Slamet, Buper Munjulluhur, Agrowisata Kebun Stroberi, Pemandian Tirta Asri Walik.

Tags: , , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42