Logo kotaperwira.com

Akhirnya, Kembar Siam Sanaya-Isnaya Dibawa Pulang ke Purbalingga

Semarang – Setelah dirawat dan menjalani operasi pemisahan bayi kembar siam Sanaya dan Isnaya, putra pasangan Tatang dan Haryanti warga Purbalingga, Kamis (25/8) akhirnya sudah diperbolehkan dibawa pulang. Kedua bayi ini bersama orangtuanya diantar menggunakan mobil ambulan milik RSUP dr Kariadi Semarang sekitar pukul 10.00.

Sanaya dan Isnaya keluar dari ruang bangsal anak dengan digendong orangtuanya. Merekapun dilepas oleh tim dokter dan para perawat di rumah sakit tersebut.

Saat berjalan menuju mobil wajah Tatang dan Haryanti selalu tersenyum bahagia karena akhirnya bisa membawa pulang buah hatinya ke Purbalingga setelah berada di rumah sakit selama sekitar tujuh bulan sejak bulan Januari lalu. Bayi lucu dan cantik tersebut juga membuat para dokter, perawat dan wartawan gemas untuk menciumnya.

Orang tua bayi kembar, Tatang mengatakan, sangat bahagia anaknya sudah diperbolehkan untuk dibawa pulang ke rumah. Dia sangat berterima-kasih kepada para dokter yang telah merawat anaknya selama berada di rumah sakit.

Usai melepas kepulangan bayi kembar siam ini, Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) dr Fitri Hartanto mengatakan, Sanaya dan Isnaya sebelum dibawa ke rumahnya di Purbalingga terlebih dulu akan dibawa ke rumah sakit dr Margono Banyumas untuk dikontrol kesehatannya selama perjalanan dari Semarang.

Dokter spesialis rumah sakit tersebut akan memeriksa kedua bayi ini, jika kondisi bayi baik bisa diperbolehkan langsung pulang, namun jika perlu dirawat itupun tidak akan lama hanya selama satu hari. Sedangkan untuk lukanya sendiri pascaoperasi sudah membaik hanya perlu diwasi dokter spesialis rumah sakit tersebut karena tanggung jawab telah diserahkan sepenuhnya kepada rumah sakit awal yang merujuk.

Dia juga menambahkan, kedua bayi ini harus menjalani fisioterapi untuk mengejar ketertinggalannya karena gerakan bayi terhambat oleh kembar siamnya selama tujuh bulan. Dengan fisioterapi ini diharapkan bisa membuat syaraf motorik anak berkembang sehingga bisa melakukan gerakan seperti anak pada normalnya yang seusianya yaitu tengkurap dan merangkak.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42