Logo kotaperwira.com

4 Tersangka Pengedar Narkoba di Purbalingga Diringkus

PURBALINGGA – Satuan Narkoba Polres Purbalingga (Jateng) meringkus empat tersangka pengedar narkoba. Masing-masing adalah MH (49), warga Perum Bojanegara Rt 05 RW 05 Kecamatan Padamara, Purbalingga, FD (32), warga Desa Wirasaba RT 04 RW 08 Kecamatan Bukateja, Purbalingga, GO (36), warga Desa Mangunegara RT 01 RW 01 Kecamatan Mrebet, Purbalingga serta BI (35), warga Desa Brobot RT 10 RW 3 Kecamatan Bojongsari, Purbalingga.

“Mereka dibekuk di tiga lokasi dan kasus yang berbeda,” kata Kapolres AKBP Ferdy Sambo didampingi Kasat Narkoba AKP Sulistyarto dan Kasubag Humas AKP Trasmaka, Kamis (8/11/2012).

Dijelaskan Kapolres, MH ditangkap dirumahnya pada Minggu (28/10). Dia kedapatan menyembunyikan narkoba jenis shabu di rumahnya. Polisi saat menggeledah rumah tersangka menemukan enam paket shabu yang dibungkus dengan plastik obat kecil.

“Barang haram tersebut disimpan di saku celana jeans. Bahkan ada yang disimpan di kamar rumahnya yang ada di lantai II,” ungkapnya.

Selanjutnya tersangka FD ditangkap oleh polisi di depan studio sebuah radio siaran swata di Jalan Raya Wirasaba Desa Wirasaba Kecamatan Bukateja pada Minggu (21/10). Polisi mendapatkan informasi bahwa ada seseorang yang menjadi pengedar narkoba jenis ganja. Saat dibekuk petugas, tersangka sedang berjalan kaki. Dari hasil penggeledahan polisi menemukan sejumlah barang bukti.

“Masing-masing satu paket kecil diduga ganja dengan berat 1,3 gram yang dibungkus kertas Koran dalam bungkus rokok warna merah, serta satu paket kecil yang diduga ganja yang telah dicampur tembakau rokok dengan berat 0,8 gram yang dibungkus kertas buku bergaris,” terangnya.

Dua tersangka lain masing-masing GO dan BI ditangkap di rumah tersangka GO pada Rabu (7/11). Barang bukti berupa shabu ditemukan di jok mobil jenis Sedan Timor milik tersangka. Barang haram tersebut sudah dikemas dalam plastik kecil. Diantaranya ada yang berupa paket shabu dibungkus dengan plastik obat kecil dengan berat 1,06 gram. “Para tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari bandar di Jakarta,” tuturnya.

Empat tersangka saat ini mendekam di tahanan Mapolres Purbalingga. Tersangka MH dijerat dengan hukuman sesuai Pasal 112 dan UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Ancaman hukuman paling singkat empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara. Tersangka FD dijerat dengan Pasal 111 ayat 1 dan UU RI Nomor 35 Tahun 2009, ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan maksimal penjara seumur hidup. “Dua tersangka lain GO dan BI dijerat dengan Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Ancaman hukuman maksimal enam tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” katanya. [Py]

Tags:
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42