Logo kotaperwira.com

200 Ton Lebih Beras Bulog Subdivre IV Banyumas Diduga Diselewengkan

Purwokerto – Tujuh mitra kerja Bulog menuntut Bulog Subdivre IV Banyumas segera membayar 277.575 kg beras senilai Rp 1,49 miliar yang telah mereka setorkan ke gudang Bulog 407 Purwonegoro, Banjarnegara.

Mereka sudah mengirimkan beras ke gudang sekitar sebulan lalu, tetapi hingga kemarin belum bisa menerima pembayaran beras tersebut.

Padahal uang tersebut sangat dibutuhkan untuk membayar para pedagang yang menjual berasnya kepada para mitra. Selain membayar pedagang, para mitra kerja juga punya kewajiban mengangsur uang pinjaman di bank.

Tujuh mitra Bulog yang sampai sekarang masih terkatung-katung belum bisa mencairkan uang adalah UD Fajar Barokah Banjarnegara, RMU Sri Maya Cilongok, Banyumas, UD Sari Padi Utama Klampok Banjarnegara, RMU Sri Rahayu Banjarnegara, RMU Guntur Madu dan Koptan Mitra Tani, Cilacap serta UD Hasil Bumi Bobotsari Purbalingga.

Ketujuh mitra kerja itu sudah menguasakan kepada Asosiasi Perberasan Banyumas (APB) untuk bisa menyelesaikan permasalahan setoran beras yang belum dibayar, tapi upaya yang dilakukan APB agar Bulog Subdivre IV Banyumas belum membuahkan hasil.

Para mitra kerja yang menyetor beras ke gudang Bulog Purwonegoro belum menerima bukti pemasukan barang di gudang, surat hasil timbang dan sertifikat survei yang dikeluarkan gudang atau yang disebut GD1M. Bukti tersebut sebagai syarat untuk mencairkan uang di bank yang ditunjuk Bulog guna membayar penyetoran beras ke Bulog.

“APB selaku pihak yang diberi kuasa ketujuh mitra kerja sudah bertemu dengan Kepala Bulog Subdivre IV Banyumas, Witono. Tetapi Bulog menyatakan masalah tersebut merupakan masalah internal dengan pihak gudang, sehingga tak bisa mengeluarkan surat GD1M yang dituntut mitra kerja agar bisa mencairkan uang di bank,” jelas Ketua Umum APB, Agus Purwanto, kemarin.

Kepala Bulog Subdivre IV Banyumas, Witono, yang dikonfirmasi menyatakan tidak benar ada beras masuk di gudang Purwonegoro sebanyak 277.575 kg. Sampai 31 Mei 2011 tidak ada tambahan stok beras di gudang tersebut.

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42